Polychrome Interest

A Random Blog of Everything I like

XII IPA 1 (Class of 2008)

Ini kelas paling ga bersmangat belajar dibanding kelas2 yang lain!! Gimana sy mau mengingat mereka sebagai kelas yang bersemangat kalo tiap ada tugas mereka selalu jadi paling terbelakang dibanding kelas lain. Waktu presentasi Science Report, mereka mulai 15menit lebih lambat dibanding yang lain dan sepi buanget dengan pertanyaan. Mereka harus dipancing dulu agar mau ngasih pertanyaan. Selama proses presentasi kelas ini paling ga idup. Trus pas bikin Wall Magazine…lagi2 kelas ini paling lambat n ngasih bnyk alasan. Kelas lain dah pada beres pas hari H-nya tapi ini kelas malah bilang “kirain baru dibikin pas hari-H” walhasil pas harinya mereka belum pada jadi. Ampun deeeh…. Jadi ada beberapa kelompok yang harus ngelakuin presentasi wall magazinenya setelah jam pulang. Jadi kelas ini sy kasih award Kelas Termalas

Awalnya pas sy masuk ke kelas ini…sy takjub ngeliat kelas yang isinya anak2 tenang semua. Yang paling heboh cuma ada 2orang. Tapi semakin tahun berjalan, terlihatlah bahwa kelas ini ga cuma tenang dari segi anaknya tapi juga tenang dari segi belajarnya!! Kurang inisiatif bgt!!

Secara perorangan, di kelas ini ada 2 anak yang heboh sendiri, yaitu Sais yang gayanya co bgt tapi dibilang tomboy juga ga! Dari semenjak dia kelas XI dia dah heboh sendiri, rame n PD. Dia punya sifat yang beda bgt ma kakaknya yang dulu merupakan bagian dari angkatan 2007. Sais tuh PD bgt, dlm hal ngomong English juga PD, sy seneng anak2 yang PD berbahasa eng. Trus ada Ican, anak yang sedikit tambun di perut n aga nyeleneh. Dia kadang2 cerita tentang cenya, kalo kata guru2 yang lain, ce bisa rusak kalo pacaran ma dia. Waktu tim basket 28 kalah lawan PL dia terpukul bgt. Kira2 2 bulan yang lalu ada cerita menarik ang melibatkan Ican n Asri. Asri, ce berjilbab ini punya kemampuan luar biasa dlm ngeliat hal2 gaib, paling canggih diantara semua anak 28 yang bisa liat, waktu itu dia ditanya Ican ada berapa penampakan di dalam kelas. Trus dia jawab ada 15 n mereka tertarik ma Ican karena dia suka maenin ce!!! Huahaha kontan si Ican langsung panik n membela diri, kasian sih liat ican tapi kejadian itu cukup menarik.

Ada 2 artis cilik di kelas ini, Meissy dan Ovan. Meissy kecil yang centil abies itu ternyata seorang ce remaja yang rada tomboy n ga centil kayak image dia di ci luk ba. Beda 180 derajat dari apa yang qt liat di TV, dia sering minta maaf, dijuluki h****…hehehe ini gara2 sais n yusi…n punya tipe co yang berwibawa. Di akhir kelas 12nya ini, dia sering curhat ttg si X…anak yang sy tebak dgn tepat karena sy bisa melihat tipe co meissy. Dasar ce ga agresif, begitu diajak ngomong ma si X, dia malah gelagapan sendiri…padahal itu kesempatan berharga. Ovan, kata teman2nya, dulu pernah jadi Michael Jackson cilik. Sy ga inget ma dia waktu kecil tapi kata tmn2nya ada banyak photo dia jadi jacko. Anaknya ga banyak omong n ga pernah mau kalo disuruh nyanyi. Dia jadi mascot di kelasnya waktu kelas 11. Ovan ini ga terpisahkan dari Janit, mereka dah sekelas dr kelas 10, sy tau dr ce yang suka ma janit. Janit itu imut bgt loh untuk itungan seorang anak kelas 12, dia baru aja jadian ma destya, ce manis yang ga banyak tingkah di kelasnya. Selain 2pasangan ini, Ikhsan n Fiona juga baru jadian, sy nebaknya karena mereka berdua seriiiing bgt ber2an di perpust.

Duo jenius di kelas ini, Kania yang pengen bgt bisa kuliah di jepang…semoga suatu saat berhasil..dan Uci yang mungil bgt. Duo denny yang punya sifat beda bgt; Denny Sapi, dipanggil sapi karena dia mirip ma boneka2 sapi gitu, punya sifat tipe dokter boyke alias aga gemulai n ceria bgt. Sy selalu liat dia dlm keadaan tersenyum. Sementara Denny Rasyid yang sering dibilang kayak orang binggung ma teman2nya punya sifat yang pendiam tapi disaat yang dibutuhkan dia merupakan ketua kelas yang tegas, dia juga jago bgt main gitar n lancer berbahasa eng. Duo diah yang ga gitu gw mengerti sifat dsrnya, Diah Cahya pake jilbab n Dyah P yang benci bgt kalo dipanggil kayak gitu, dia lebih suka diapnggil hesti. Ada pasangan ajaib, Dio n Gana. Dio yang walopun punya grammar ngaco bgt tapi PD bgt kalo diajak ngomong pake eng, sy suka anak2 kayak gini. Gana, di mata sy adalah anak terajaib seangkatannya, susah untuk dituliskan keajaibannya. Dari kelas 10 juga dah ajaib. 1 yang ga terlupakan adalah pas dia nyanyi lagu peterpan ke sy, saat itu dia br keluar dr toilet co n sy menuju ruang guru lewat pintu samping yang dekat toilet, sy masuk sebentar n keluar lagi n anak itu masih diri di depan pintu ngelanjutin lagu yang sama…sumpah gw geli bgt!!! Ga lama, sy lewat depan kelasnya n lagi2 dia nyanyi lagu yang sama…bener2 aneh tapi kocak.

Sekarang mari liat pergender, pertama ce. Ada Yusi yang suka diragukan gendernya, bahkan dia bisa suka co aja meragukan. Adisti yang kecil mungil tapi rame, ntah kenapa berasa kontras ma ican. Anak yang lumyan rame. Tantya yang sering dipaggil tante ini adalah anak Bu Nur, tapi sifatnya beda bgt ma bu nur. Amirah yang nama panggilannya Boli karena dia mirip abis ma orang India padahal dia orang arab. Siki yang punya hobi sama ma sy, pcinta manga n anime. Siti annisa yang mirip kakaknya sais, anak yang kalem. Restavia yang anggun, bagi sy dia termasuk ce2 berjilbab yang sesungguhnya, cantik, ayu dan lemah lembut. Vinda yang dulu sempet pengen les bahasa eng, kalo ga salah dia pake jilbab pas kelas 12. Ariyani yang hitam manis, kontras bgt ma Evira yang putih banget, bahkan sampe kemerahan. Elvina yang ga diijinin nginep2 kecuali ada guru yang juga ikut. Ismah, Christi, Astivani n Nayla yang ga terlalu banyak sy ketahui.

Giliran co. Ada Jamil yang kalo diliat2 ga begitu ganteng tapi sifatnya memikat banyak ce loh!! Katanya dia bijaksana, rada kebapakan…dulu dia jadi papanya anak2 CK…Dia salah seorang dr trio pengaji di sekolah n lead vocal marawis 28. Akbar yang suka ngegabungin photo tmn2nya jadi yang aneh2 seperti jamil monalisa atau angga pocong, tapi dia masih belum PD dengan kemampuan photoshopnya. Kadang akbar dibilang gay…iya ga sih bar?? Jangan ya!!! Noto yang ga punya ekspresi, sy inget bgt waktu kelas 11, dia jadi pangeran yang disambut dengan kata2 cinta dari Sais n dia malah memandang dengan muka lempeng abis. Senyum noto jadi hal yang berharga. Walopun tampak pendiam dia ga malu2 tuk bertanya ma gw saat butuh. Decky yang jago main keyboard, sering dicarter buat upacara2 gitu. Anaknya keliatan pendiem, tapi ga tau juga sih gimana sebenernya. Aditya Khrisna yang dulunya sering dipanggil Turoh tapi ga suka dgn panggilan itu. Nurrachman yang hobi bgt ngecek virus di laptopnya. Lazorani n sentot yang tergabung dalam tim futsal 28.

Nah itulah anak2 SWAT yang menjadikan dugong sebagai targetnya. N dugong itu adalah pengambaran dari wali kelasnya…ampun deh!!! Untung wali kelasnya ga tau.

Advertisements

About Novroz

I actively maintained 2 blogs. My personal blog is about things that I love: Turtles, Books, Movies, Music, Larc en Ciel, Muse, Cillian Murphy, The Mighty Boosh and many more. I also help my 3 super cute turtles, Kroten, Papoe and Kurome, to maintain their own blog: http://kamekroten.wordpress.com

62 comments on “XII IPA 1 (Class of 2008)

  1. nijiko
    June 12, 2008

    whuahahaha wasutechatta! gomen neh. dakedo kono gakkou ni Install suru ga dekinai yo!!

    there’s admin to control all computers

  2. ミスターエックス
    June 22, 2008

    yo sensei, it’s been one week since my last comment. I’m currently assigned to Banyumas, so i can’t get my daily internet access here…

    so have you had a glance on the book? it’s school holiday already isn’t it? what do you think? is it starting to sound weird? i mean the book

  3. the winds are laughing.....
    June 23, 2008

    Dibalik Kerudung Wajahmu Tersembunyi,
    Tapi Bukan Karena Itu Aku Sayang Padamu

    Ketika membicarakan masalah keindahan pribadi “akhwat” (sapaan akrab, belum legitimated untuk aktivis ber-genre perempuan Rohis SMA Negeri 28 Jakarta) dapat dikemukakan bahwa pada dasarnya keindahan pribadi “akhwat” dapat dibagi menjadi dua, yakni Keindahan Resta dan Keindahan Asri. Keindahan Asri ditandai oleh beberapa ciri, yakni: warna pembentuknya merupakan tema-tema zaman.

    Paulo Freire mengemukakan bahwa suatu kurun sejarah ditandai oleh serangkaian cita-cita, minat dan nilai-nilai yang mau tak mau diwujudkan dengan meng-ada dan berbuat, dengan sikap-sikap yang sedikit banyak ditularkan. Penjelmaan kongkret dari pelbagai cita-cita, minat dan nilai-nilai ini, bersama dengan hal-hal yang menghalanginya akan menyusun tema-tema zaman itu yang pada gilirannya menentukan tugas yang mesti dilakukan.

    Keindahan-keindahan akhwat yang tertulis dalam jenis Keindahan Asri cenderung berisi akupublik, yakni sosok yang pada puncaknya menyandang suatu ideologi atau pemikiran besar tertentu. Keindahan Asri relatif kuat ditandai oleh latar sosial yang dahsyat seperti terbebaninya rakyat kecil karena mahalnya kebutuhan pokok, kerasnya berbagai penilaiaan sesat terhadap keyakinan-keyakinan fundamental, dan tidak tertutup kemungkinaan situasi politik Irak, Afghanistan, Palestina dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang tidak koperatif dengan “imperialisme halus” dunia barat. Dengan demikian Keindahan Asri merupakan karya keindahan yang bermuka-muka dengan (dan menggarap tema-tema) zaman dengan cara menghadirkan apresiasi hero atau akupublik ke tengah latar yang secara sosiologis mencerminkan secara ekstrem tema-tema zaman dalam upayanya memberikan jawaban atau sekurang-kurangnya tanggapan bagi tema-tema yang bersangkutan.

    Keindahan Resta justru sebaliknya. Ia cenderung mengangkat dan menggarap tema-tema keseharian serta berlatarkan situasi keseharian. Keindahan Resta ditandai oleh kehadiran rasa yang tidak meng-hero. Sifat-sifat Keindahan Resta umumnya diambil dari sosok yang lazim kita temui dalam kehidupan keseharian. Bukan akupublik yang dihadirkan melainkan akulirik.

    Keindahan Resta juga cenderung memiliki ketegasan bersikap yang cair. Ketegasan bersikap seringkali bukan merupakan unsur utama dan menentukan dalam kemantapan struktur Keindahan Resta, sebagaimana ia menjadi unsur yang sangat menentukan dalam Keindahan Asri. Sementara tingkah lakunya pun tidak merupakan jawaban sosial pada suatu tema zaman tertentu melainkan jawaban individual terhadap masalah eksistensial yang digumulinya sebagai pribadi. Jika meminjam istilah Carl Gustav Jung, dapatlah dikatakan bahwa Keindahan Resta berkehendak pada individuasi, sementara Keindahan Asri berkehendak pada sosialisasi.

    Dengan begitu, Keindahan Asri mendapatkan kepenuhan maknanya jika dibaca dan dipahami dalam kesadaran akan kebersamaan dengan banyak orang. Sementara Keindahan Resta mendapatkan kepenuhan maknanya jika dibaca dan dipahami dalam kesadaran akan kesendirian. Keindahan Asri ibarat shalat akbar, seperti shalat Ied atau shalat Istisqo’, yang mendapatkan kepenuhan makna dan kekhusyukannya justru manakala kita sadar kita tengah shalat bersama (banyak) orang.

    Sebaliknya, Keindahan Resta ibarat shalat Istikharah atau shalat Tahajud yang mendapatkan kekhusyukan dan kepenuhan maknanya tatkala kita sadar bahwa kita tengah sepenuhnya sendiri. Kesadaran akan hadirnya orang lain dalam situasi ini justru mengganggu kekhusukan tersebut, sementara kesadaran akan kesendirian menjadi sangat penting dalam moment di mana seseorang tengah membuka perkara-perkara individualnya dalam sebuah perjalanan jauh ke dalam diri untuk mentafakuri keberadaannya sebagai individu.

    Jika kita memberikan contoh, maka dapat dikatakan bahwa Asri Nur Chiquita, Nur Hadiati Endah, Mediterasanti Anindita bisa dimasukkan kedalam jenis Keindahan Asri sementara Restavia Widyaningsih, Andanitya Kinasih, Eka Zahnia Purnamasari bisa dimasukkan ke dalam jenis Keindahan Resta.

    Dua jenis keindahan ini -Asri dan Resta- mungkin ada kaitannya dengan peluang yang terdapat dalam pribadi masing-masing “akhwat” untuk membuka dan menjalin komunikasi dengan publiknya.

  4. Novroz
    June 23, 2008

    Adityo >> sumpah deh itu comment ga bisa lebih panjang lagi?? hehehe

    Mr X >> yup, I’ve already read it…too bad it does contain The Japanese words for each kanji….all Kanjis were reperesent only by it’s meaning :(.
    you are assigned to Banyumas?? are you working or still studying??

  5. ミスターエックス
    June 23, 2008

    Both working and studying, because I’m currently an intern.

    About the book, i’ll be spamming if i write the rest of my comment down here. So i think i’ll start commenting on your other ‘more japanese related’ post. OK

    btw, Maissy is accepted at FKUI, now that is wonderful

  6. the winds are laughing....
    June 24, 2008

    nih Miss yang lebih panjang…..

    Setiap orang pasti pengen menarik. Cantik untuk perempuan dan ganteng buat laki-laki. Dalam filem, tokoh baik umumnya ganteng atau cantik, dan sebaliknya buat tokoh jelek. Padahal pembahasan masalah keindahan fisik manusia pada akhirnya hanya akan menelanjangi manusia itu sendiri baik secara harafiah fisiologis maupun secara filosofis. Sejak jaman dulu wacana tentang keindahan fisik yang keliru telah menjadi akar kemaksiatan di muka bumi. Hingga ke jaman renaissance yang disebut sebagai tonggak ilmu dan pencerahan dunia, masalah keindahan fisik manusia ternyata dijadikan objek menarik untuk terus digali dan dipelajari meskipun akhirnya tidak menemukan apa-apa selain benda. Sedangkan manusia itu sendiri hampir tidak dikenali lagi sebagai makhluk yang multidimensi.

    Sebenarnya semua manusia bisa menjadi menarik secara fisik meski dia pendek, atau dia tinggi, meski dia gemuk atau bahkan kurus, dia pesek atau mancung, kulitnya hitam atau putih, dan lain sebagainya. Tapi siapa yang berani menyembunyikan potensi keindahannya itu untuk lebih akhirnya menonjolkan sisi keindahan yang lain yang tidak tertangkap mata?, hanya manusia yang berani yang sanggup melakukan itu.

    Sedulur-sedulur mungkin masih ingat telenovela Betty La Fea, Maria Mercedes, Cassandra dll. Mereka semua diceritakan menyembunyikan keindahan-keindahan fisik yang tiba-tiba dimunculkan untuk membuat orang terhenyak, kaget, dan tersipu-sipu oleh penilaiannya. Namun sebenarnya dalam cerita itupun tidak ditunjukkan bahwa nilai keindahan dan kecantikan ternyata bermuara dari dalam. Mereka dalam cerita telenovela itu terpaksa jelek, terpaksa miskin, terpaksa terpinggirkan. Terpaksa!! Ini semua orang bisa. Anda puasa karena tidak ada makanan dan puasa meskipun ada makanan pasti beda. Mereka semua ternyata tidak memiliki keberanian untuk menjadi jelek karena konsep tentang kapan harus jelek dan kapan harus cantik ini tidak mereka mengerti.

    Tolok ukur penilaian kecantikan dalam koridor kemanusiaan tidak lain hanya sebatas ujung kaki hingga ujung rambut, ujung kaki hingga ujung rambutnya manusia paling panjang berapa? Sangat pendek nggak lebih dari lima meter. Sementara untuk melangkah saja kita paling tidak membutuhkan satu hingga ratusan kilometer setiap harinya. Masak perjalanan akal kita dalam menilai keindahan dan kecantikan malah kurang dari lima meter?. Sayang sekali bila potensi konsep itu kita gadaikan dengan pendapat kolektif yang belum tentu benar. Ada sedikit cerita untuk direnungkan:

    Seorang perempuan desa yang sederhana menjadi istri seorang dokter. Pas dokter itu ditanya,
    “Mengapa?”.
    “Dia sederhana dan memiliki potensi wawasan yang luas yang tidak dia tonjolkan”.
    “Potensinya apa?”.
    “Dia bisa menjadi mewah kepada saya, dia bisa lebih pintar dalam menghidupi batinnya dibanding saya, dia bisa menjadi tauladan bagi generasi dunia”.
    “Wah dunia? Perempuan desa itu?”
    “Ya, karena dunia hanya membutuhkan perubahan oleh segelintir tokoh panutan dan yang lain hanya pengikut. Dan segelintir tokoh itu lahir dari seorang ibu, dan ibulah yang paling banyak memberi dasar-dasar ilmu kepada anaknya. Jadi bila akhirnya seorang anak dari ibu yang bijak ini menjadi tokoh dan menjadi panutan dunia dia akan tetap tidak bisa melepaskan suri tauladan sang ibu.”
    “Tapi kan banyak yang dia yatim atau piatu sejak kecil atau juga malah dari keluarga yang berantakan dia lahir menjadi tokoh dunia?”
    “Kalau soal yatim dan piatu kemudian dia menjadi tokoh dunia, apakah itu berarti dia tidak mengenang sang ibu atau bapaknya dan apakah keterputusannya secara duniawi itu berarti keterputusan hubungan orang tua dan anak? Dan kalo soal tokoh yang lahir dari keluarga yang berantakan, wah saya nggak tahu itu, dan kalau saya minta bukti mungkin anda juga bingung siapa. Tapi kalaupun misalnya ada maka harus dicari lagi ketokohannya dalam bidang apa? Bagaimana sikap keteladanannya? Apa manfaat yang sudah dia sumbangkan pada dunia?. Apa latar belakang dia tentang keluarganya yang mana pasti di situ ada orang tua tidak memberinya ilham sama sekali dalam menyikapi hidup? Karena bisa jadi kan dia menjadi tokoh pembela hak perempuan karena ayahnya sering menganiaya ibunya, ini kan tetap bertolak dari orang tua?.”
    “Jadi perempuan desa lebih baik?”
    “Anda jangan menilai baik dan buruk orang hanya dia desa atau kota, tapi apa yang dilakukannya, apa potensi-potensi kemanusiannya, potensi-potensi sosialnya, dan lain-lain”.

    Begitulah sepenggal kisah yang mungkin bisa sama-sama kita renungkan.

    Keindahan dan kecantikan memang seharusnya kita telaah lebih jauh, bahkan kalo perlu dibikin sinetron yang mengisahkan seorang gadis cantik yang akhirnya karena merasa tidak nyaman atas cara orang-orang sekitar memandangnya dia memilih membungkus kecantikannya itu dan dia berjanji akan tetap menunjukkannya pada yang berhak yaitu suaminya kelak, tidak kepada yang lain. Dia berpendapat bila seorang laki-laki mampu menerima pola dandanan dia yang “ndeso”, itu juga merupakan refleksi kepribadian seseorang yang tidak semata-mata menilai karena fisik. Juga seleksi alam yang memudahkan dia memilih laki-laki yang bisa melihat keindahannya secara jujur. Jadi kalau ada sinetron atau telenovela yang semula jelek menjadi cantik sekarang dibalik dari cantik menjadi jelek dengan sebuah pesan konsep yang baru. Udah ada sih mungkin sinetron Indonesia yang bermaksud begitu tapi jadi goyang di tengah jalan dan ceritanya makin nggak jelas, pesannya hilang dan ketahuan banget kalo ternyata cuman nyari duit dengan mengulur-ulur jumlah episodenya.

  7. dhilaaz
    June 25, 2008

    yang nulis comment puaaaanjang itu adityo mukti?? ga ngerti apa maksutnya tau2 nulis begitu -_-;

  8. Novroz
    June 27, 2008

    Mr X>> okay…let’s move ourt discussion 🙂
    yeah I know…good for her 🙂 kedo atashi wa kanojo ni mada omedetou to iimasu

    Adityo>> sumpah deh!! rajin amat nulis panjang begitu

    Nadh >> hahahaha iya itu adityo mukti

  9. etaa
    February 3, 2013

    hmmmm baru baca ada blog ini……hehehe
    jadi nostalgia lagi mengingat masa2 qta XII IPA1 yg super” minta ampun…. Btw ini blog nya ciapa y???

    • Novroz
      February 3, 2013

      etaa siapa ya?
      hehehe kalo baca komen2 atau about me sebelumnya pasti tau ini blog siapa 😉

  10. wijoyo
    May 13, 2013

    makasih kak sudah mengingatkan memori di XII IPA 1. makasih juga buat deskripsinya…

    • Novroz
      May 14, 2013

      Aaa… Noto 🙂
      Apa kabar? 🙂

Say something so I know you have read my post, THANK YOU for reading :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 11, 2008 by in All About School, Teacher's Note and tagged .

Categories

Movie Event

Thank you for following me :)

Join 2,527 other followers

Check these books!

RSS Celoteh Siswa

  • Kepribadian
    Hari ini, guru Bahasa Indonesia di sekolah meminta anak2 kelas 6 untuk membuat kalimat dengan menggunakan beberapa kata, salah satunya adalah KEPRIBADIAN. Salah seorang anak membuat kalimat yang menarik 😉 “Saya menyimpan kepribadian saya di locker”

COPYRIGHT

© Polychrome Interest [bokunosekai.wordpress.com]. Unauthorized use and/or duplication of this material and/or photographs without express and written permission from this blog’s author and/or owner is strictly prohibited. All requests to republish excerpts, articles, or photos must be made to the blog owner/author.

Tweeeeeettttt

Goodreads