Semua tulisan ini merupakan terjemahan dari Redearslider.com, Gambar dan foto2nya juga milik Redearslider.com (kecuali yang ada label blog ini).
This post is translated from Redearslider.com, the pictures are also from Redearslider.com (except those with my label) , I don’t own copyright for this post. My intention is only to help my fellow turtle lovers from Indonesia who don’t understand English very well.
Keterangan: Kame: kura2 pertama saya; Kroten: kura2 kedua saya.
Ciri-ciri fisik kura-kura
Red Ear Slider sangat mudah dikenali karena adanya garis merah dikepalanya, garis tersebut dianggap seolah2 telinga si kura2 sehingga namanya menjadi Red Ear (telinga merah) Slider. Sebenarnya, garis merah tersebut bukanlah telinganya. Telinga kura2 berbentuk garis melingkar dibawah garris merah tersebut. Untuk lebih jelasnya, silakan liat di tulisan berjudal Ada Apa di Kepala Kura-Kura.
Bagian cangkang kura2 disebut Karapas dan Plastron. Karapas adalah bagian atas cangkang dan Plastron adalah bagian bawah cangkang. Bagian2 tersebutpun dibagi lagi menjadi beberapa nama. Lihat pada gambar di bawah.

Copyright belongs to redearslider.com
Ketika masih kecil, warnanya hijau (atau agak kekuningan seperti Kroten). Cangkangnya pun sedikit lunak. Ketika RES semakin besar, warnanya berubah menjadi semakin gelap dan garis merahnya pun mulai memudar. Perhatikan perbedaan warna kura2 kecil dan kura2 besar dibawah ini: (walaupun Kroten, si kecil, akhirnya tumbuh jadi warna kuning bukan gelap seperti kame, si besar)
Read more of this post
-6.332802
106.831299
Your Comments